Entri Populer

This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label weekly News. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label weekly News. Tampilkan semua postingan

Senin, 19 Maret 2012

KMP UNM Kembali Perkenalkan Kearifan Lokal

http://www.parepos.co.id/read/42438/51/kmp-unm-kembali-perkenalkan-kearifan-lokalPINRANG -- Kerukunan Mahasiswa Pinrang Univesitas Negeri Makassar (KMP UNM) kembali mengadakan lomba permainan tradisional, 1 Februari di Desa Rajang, Kecamatan Lembang Kabupaten Pinrang. Lomba ini merupakan salah satu item kegiatan dari Hang Out KMP UNM. Bertemakan "Menumbuhkembangkan Warisan Budaya sebagai Idealitas Daerah" panitia menghadirkan beberapa kegiatan lomba yakni Longga dan Tarompa yang akan berlangsung selama sehari. 
 
Acara lomba permainan tradisional dibuka Bupati Pinrang, Andi Aslam Patonangi dan diikuti beberapa pejabat tinggi Pinrang diantaranya, Ketua DPRD, Darwis Bastama, serta perwakilan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, para guru Sekolah Dasar se-Kecamatan Lembang dan guru dari SMP Negeri 3 Lembang. Ketua Panitia, Sutrisno Zulkifli berharap, kegiatan tersebut bisa membuat para anak-anak kembali mengenal permainan tradisional yang telah lama ditinggalkan. 
 
Selain itu, Mahasiswa Jurusan Bahas Indonesia itu juga berharap kegiatan ini dapat berdampak sosial khususnya pada Kecamatan Lembang dan Kabupaten Pinrang pada umumnya. Presiden KMP UNM, Zainal Abidin turut berharap, pemerintah daerah bisa mendukung penuh kegiatan yang diadakan KMP UNM itu. "Kami sangat berharap kepada Pemerintah Kabupaten Pinrang khususnya Bupati dan ketua DPR, agar tetap mendukung apa yang dilaksanakan KMP UNM," pinta Zainal. Ketua DPRD Pinrang, Darwis Bastama juga memberi apresiasi sangat tinggi kepada KMP UNM yang telah melaksanakan kegiatan tersebut. "Saya berterima kasih kepada mahasiswa UNM Pinrang yang telah menyelenggarakan acara ini. Semoga ini bisa bermanfaat bagi kita masyarakat Pinrang," ungkap Darwis. Darwis juga menilai, budaya sangat penting dimunculkan kembali, sebab berbagai permainan modern telah merasuki jiwa dan kehidupan sosial masyarakat. "Sejumlah permainan tradisional sedikit dilupakan, satu hal paling penting yaitu, bagaimana kita tetap menumbuhkembangkan budaya permainan tradisional itu agar permainan itu tetap hidup," tegasnya. Bupati Pinrang, Andi Aslam Patonangi juga memberi aspresiasi pada kegiatan tersebut. Mantan Camat Duampanua itu mengatakan, masalah sekarang adalah persoalan karakter. 
 
Ada fenomena di masyarakat yang seakan bangga atas ilmu yang diadopsi dari negara-negara barat. Padahal, sebaliknya, mesti mempertahankan karakter yang dimiliki sebagai orang Makassar, bugis bahkan warga Pinrang. "Kita tidak ingin membangun anak didik kita pada ranahintelektual, tapi kita ingin anak didik kita menjadi manusia paripurna, yaitu punya karakter Makassar, Bugis bahkan Pinrang. Salah satu caranya yaitu menumbuhkan budaya kita, termasuk permainan tradisional ini," ujarnya. Bagi Aslam, sebenarnya sudah punya banyak orang pintar dan orang hebat, tapi kurang cendekiawan. Salah satu penyebabnya yakni, hilangnya karakter. "Salah satu budaya yang masih kita warisi sampai sekarang diantaranya, Mali Siparappe Malilu Sipakainga, Taro Ada Taro Gau dll. Mahasiswa KPM UNM harus selalu yakin bahwa semua kegiatan yang kita laksanakan hari ini memiliki kontribusi dalam sumber daya manusia," tandasnya. (NJA)

Robotron FT Lebih Fokus ke Pelatihan Tim

TIM Robotron Universitas Negeri Makassar (UNM) kembali mengadakan pemilihan Ketua Umum untuk Periode 2011-2012 di Jurusan Pendidikan Teknik Elektronika FT UNM (24/10). Ada tiga kandidat dalam pemilihan ini yakni Hasdar Hanafi, Faturrahman dan Sadam Husain.
Setelah melewati pemumutan suara, Faturrahman berhasil memenangkan pemilihan ini dengan meraih sekitar 12 suara dari 24 pemilih. “Saya senang bisa menjadi Ketua Tim, ini adalah amanah yang teman-teman tim berikan kepada saya, semoga saya bisa menjadi pemimpin yang baik untuk Robotron ke depannya,” ungkap Faturrahman.
            Fatur sapaan akrabnya, mengatakan bahwa di awal kepengurusannya dia akan lebih fokus memberikan pembekalan dan pelatihan intensif kepada teman-teman tim agar mereka punya persiapan lebih dalam menghadapi kontes-kontes robot mendatang. Lanjutnya, pihaknya akan segera membentuk struktur organisasi dalam timnya yakni Bidang I Searching and Information, Bidang II Mechatronics, dan Bidang III Programmer.
            Jadi, bagi mahasiswa Jurusan Elektronika yang berminat bergabung di Tim Robotron untuk lebih bersabar saat ini. Karena Tim Robotron saat ini belum membuka pendaftaran untuk anggota baru. “Untuk saat ini kami belum membuka pendaftaran anggota baru, tapi, rencananya akan kami bicarakan lebih lanjut, tunggu saja info selengkapnya,” ungkap A.Yasir Amsal selaku anggota dari Tim Robotron.
Teman-teman Tim Robotron punya satu harapan besar yakni membawa nama baik UNM di bidang robotika bukan hanya di tingkat nasional tetapi juga di tingkat internasional.(*)

KMP UNM Perkenalkan Kearifan Lokal

Kerukunan Mahasiswa Pinrang Univesitas Negeri Makassar (KMP UNM) mengadakan lomba permainan tradisional (01/02) di Desa Rajang Kecamatan Lembang Kabupaten Pinrang. Lomba ini merupakan salah satu item kegiatan dari Hang Out KMP UNM.
              
Bertemakan “Menumbuhkembangkan Warisan Budaya sebagai Idealitas Daerah” menghadirkan beberapa kegiatan lomba yakni Longga dan Tarompa yang akan berlangsung selama sehari.

Lomba permainan tradisional ini dibuka langsung oleh Bupati Pinrang, Andi Aslam Patonangi. Acara Pembukaan ini Diikuti oleh beberapa pejabat tinggi dari kabupaten Pinrang diantaranya Darwis Bastama, Ketua DPR Pinrang juga perwakilan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, guru Sekolah Dasar se-Kecamatan Lembang.
            
Ketua Panitia, Sutrisno Zulkifli, berharap dengan adanya kegiatan seperti ini bisa membuat para anak-anak kembali mengenal permainan tradisional yang telah lama ditinggalkan oleh anak-anak sekarang ini. Selain itu, Mahasiswa Jurusan Bahasa Indonesia ini berharap semoga kegiatan ini dapat berdampak positif khususnya pada Kecamatan Lembang dan Kabupaten Pinrang pada umumnya.

Selain itu, Presiden KMP UNM  Zainal Abidin mengatakan bahwa pihaknya sangat berharap pemerintah daerah bisa mendukung penuh kegiatan yang diadakan oleh KMP UNM. “Kami sangat berharap kepada pemerintah Kabupaten Pinrang khususnya Bupati dan ketua DPR, agar  tetap mendukung apa yang menjadi program kerja KMP UNM,” ungkap Zainal. Mahasiswa Jurusan Sejarah ini juga mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Bupati Pinrang dan Ketua DPRD Pinrang yang menyempatkan diri untuk menghadiri acara pembukaan ini.

Ketua DPRD Pinrang Darwis Bastama juga memberi apresiasi sangat tinggi kepada KMP UNM yang telah melaksanakan kegiatan ini. “Saya berterima kasih kepada mahasiswa UNM Pinrang yang telah menyelenggarakan acara ini. Semoga  ini bisa bermanfaat bagi kita masyarakat Pinrang," ungkap Darwis. Selain itu,  lanjutnya, dia juga mengatakan tentang pentinya budaya untuk diri kita saat ini, permainan modern telah merasuki jiwa kita sehingga permainan tradisional dilupakan, satu hal paling penting yaitu bagaimana kita tetap menumbuh kembangkan budaya permainan tradisional itu agar permainan itu tetap hidup.
            
Hal senada diungkapkan oleh Bupati Pinrang Andi Aslam Patonangi. Pihaknya juga memberi aspresiasi pada kegiatan ini. Mantan Camat Duampanua ini juga mengatakan bahwa sekarang kita bermasalah pada persoalan karakter, kita selalu berbangga atas ilmu yang kita adopsi dari negara-negara barat, tapi di lain sisi, kita mestinya mempertahankan karakter yang kita miliki sebagai orang Makassar, bugis bahkan warga Pinrang.

“Kita tidak ingin membangun anak didik kita pada rana intelektual tapi kita juga ingin anak didik kita menjadi manusia paripurna, yaitu punya karakter Makassar, bugis, bahkan pinrang. Salah satu caranya yaitu menumbuhkan budaya kita, termasuk permainan tradisional ini,” ungkap putra Mantan Bupati Pinrang ini. Selain itu, lanjutnya, ia juga mengatakan bahwa kita sudah punya banyak orang pintar dan orang hebat tapi kita kurang cendekiawan, ini semua disebabkan karena hilangnya karakter, salah satu budaya yang masih kita warisi sampai sekarang diantaranya, Mali Siparappe Malilu Sipakainga, Taro Ada Taro Gau dan lain-lain.
Andi Aslam berpesan kepada mahasiswa KMP UNM untuk selalu yakin bahwa semua kegiatan yang kita laksanakan hari ini memiliki kontribusi dalam sumber daya manusia yang ada Pinrang.

Himanika FT UNM Gelar Dialog Akademik

Himpunan Mahasiswa Elektonika Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar (Himanika FT UNM) mengadakan dialog akademik (01/03). Dialog yang diadakan di ruang 105 Jurusan Pendidikan Teknik Elektronika ini, dihadiri oleh dosen-dosen Elektonika dan mahasiswa Elekrtronika sendiri.
 
Dialog yang merupakan program tahunan Himanika ini, sangat didukung oleh pihak birokrasi jurusan. Dilaog ini merupakan wadah bagi mahasiswa untuk mengungkapkan apa yang selama ini menjadi keluhan mereka.
Dalam dialog ini, mahasiswa mempertanyakan mengenai transparansi nilai mahasiswa baik yang belum keluar maupun yang tertunda, masalah kerapian yang direrapkan oleh dosen, perubahan kurikulum, sarana dan prasarana, beasiswa dan sebagainya.
 
Menurut Tasri Ponta selaku Ketua Jurusan Pendidikan Teknik Elektronika, dengan adanya dialog ini kita bisa membangun masa depan elektonika ke depan. “Sesuai dengan slogan kebanggaan jurusan ini yakni Elektronika Unggul dan Sukses, diharapkan elektronika benar-benar mampu menjadi jurusan yang unggul dalam prestasi dan sukses dalam berkreasi,” ungkap dosen asal Masamba ini.
 
Sementara itu, Hasanah Nur salah satu pembina dan dosen Elektronika menambahkan bahwa untuk menjadi jurusan yang unggul dan sukses harus melalui proses, butuh perjuangan, kesabaran, doa dan keikhlasan.
Ketua Himanika Widya Satya Ningsih mengatakan bahwa kekurangan-kekurangan yang ada di jurusan ini harus segera dibenahi oleh pihak birokrasi jurusan. Pihak himpunan sendiri akan menindak lanjuti sesuai peraturan yang ada jika masalah ini tidak dibenahi secepatnya.  (NJA)

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More