Entri Populer

Senin, 19 Maret 2012

Berkarya Dalam Kemandirian

Tim Robotron Elektronika UNM
 
DEWASA ini, perkembangan teknologi semakin pesat. Bukan hanya dari alat komunikasi, namun juga merambah dunia robotik. Perkembangan itu juga dirasakan di Indonesia. Banyak orang berlomba-lomba membuat komunitas robot. Di Universitas Negeri Makassar (UNM) sendiri terdapat sebuah komunitas robot yang dikenal dengan nama Robotron Elektronika UNM.
 Robotron berdiri sejak tahun 2007 silam. Berawal dari kisah Hendra Jaya, Dosen Elektronika Fakultas Teknik (FT) UNM yang sedang mengajar mata kuliah Elektronika Digital. Hendra berpikir akan diaplikasikan kemana nantinya mata kuliah yang dia bawakan. Mahasiswa eksponen 2000 ini mendapatkan ide dan termotivasi untuk membuat tim robot. Saat itulah dia bersama Yasser A. Djawad serta rekan-rekannya membuat tim yang saat ini dikenal dengan nama Robotron UNM. Dan saat itu juga untuk tim ini mulai mengikuti Kontes Robot Indonesia (KRI) yang diadakan oleh Direktorat Jenderal Perguruan Tinggi (Dikti).
 
Sebagai pendiri Robotron UNM, Hendra ingin tim ini tidak hanya berprestasi sampai di sini saja. Tapi akan ada regenerasi selanjutnya. Sejak berdirinya Robotron UNM, sudah ada empat regenerasi kepengurusan yakni ketua pertama yakni Muhammad Akil (2006), menyusul Syahrul (2007), Ardillah (2007) dan Faturrahman (2009).
 
Kegiatan robot yang ada sekarang ini juga tidak terlepas dari adanya Workshop Robot pertengahan tahun 2007 yang diprakarsai oleh Sabran, dosen sekaligus sekretaris Jurusan Elektronika. Materi robot dalam workshop tersebut ada tiga bagian yaitu mekanik oleh Hendra Jaya, hardware oleh Sabran, dan software oleh Yasser A.Djawad. 
Hasil dari workshop itu menghasilkan lima robot Line Follower yang diikut sertakan pada Celebes Robot Contest (CRC) di akhir 2007 dan saat itu berhasil mendapat juara keempat. Pada kontes CRC 2008 tim ini berhasil mendapat peringkat kedua dan ketiga. Selanjutnya Robotron UNM mengikuti perlombaan KRI  dan Kontes Robot Cerdas Indonesia (KRCI) di Surabaya dan perlombaan Robot Line Follewer di Jogjakarta. Tahun 2009 mengikuti perlombaan robot nasional yang diadakan oleh Politeknik Ujungpandang dan Robotron mendapat Juara Pertama. 
 
Di bawah naungan Himpunan Elektronika (Himanika), tim yang  beranggotakan 46 orang ini sangatlah mandiri. Anggotanya tetap ikut berlomba meski kondisi keuangan tidak memadai. Tapi, bermodalkan tekad, semangat dan dukungan dari tim dan orang-orang di sekitarnya, Robotron mampu membawa nama baik UNM. Robotron tidak mau berhenti untuk berkarya. Makanya, setiap ada undangan mengikuti lomba, Robotron selalu memanfaatkan kesempatan itu.  
 
Mantan ketua Robotron UNM, Ardillah punya inovasi robot terbaru. Robotron tidak lagi menggunakan rangkaian biasa dalam menjalankan programnya. Kini, anggota tim menggunakan bantuan LCD. Bantuan LCD ini akan lebih memudahkan para pengguna robot dalam menjalankan robot-robotnya. (NJA)

0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More